Introduction

Senin, 21 November 2011

INSEKTISIDA DAN JENISNYA

INSEKTISIDA DAN JENISNYA

Secara ringkas insektisida adalah semua bahan yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama dari golongan serangga. Ada banyak sekali jenis dan merek insektisida yang beredar di pasaran. Untuk mempermudah mengenal insektisida, insektisida digolongkan menurut kriteria/batasan tertentu.

Penggolongan insektisida

  1. Pembagian menurut cara kerjanya
    1. Insektisida kontak
    2. Insektisida racun perut
    3. Insektisida racun pernafasan
    4. Insektisida sistemik
  2. Pembagian menurut asal bahan yang digunakan :
    1. Insektisida kimia sintetik, insektisida yang banyak kita kenal seperti organofosfor, karbamat, piretroid sintetik.
    2. Insektisida botani (berasal dari ekstrak tumbuhan)
      • Ekstrak sejenis bunga krisan (Chrisanthemum sp-Compositae/Asteraceae) (piretrin). Dalam kemajuannya insektisida ini telah dibuat secara sintetik dan disebut sintetik piretroid (permetrin, sipermetrin , sihalotrin dll)
      • Ekstrak biji nimba (azadirahtin- Nimbo 0,6 AS)
      • Ekstrak akar tuba (rotenon- Biocin 2 AS)
    3. Insektisida dari mikroorganisme
      • Beauveria bassiana (Bevaria P, Bassiria AS)
      • Bacllus thuringigiensis (Bactospeine WP, Thuricide HP, Turex WP).
  3. Pembagian yang umum, yang banyak digunakan adalah berdasar batasan golongan kimia dan cara kerja yang khas yaitu :
    1. Anorganik (tembaga arsenat, boraks, merkuri klorida)
    2. Organochlorine (DDT, aldrin, dieldrin, endosulfan)
    3. Organofosfor (organophosphorus)
      • Organophosphate (dicrotophos, monocrotophos, naled)
      • Organothiophosphate (phenthoate, dimethoate, omethoate, poksim, chlorpyrifos, diazinon, fenitrothion, profenofos, trichlorfon dll)
      • Phosphoramidate (fenamiphos, mephosfolan, phosfolan)
      • Phosphoramidothioate (acephat, isofenphos, methamidophos)
      • Phosphorodiamide (dimefox, mazidox)
    4. Karbamat (carbamate) (carbaryl, bendiocarb)
      • Benzofuranyl methylcarbamate (carbofuran, carbosulfan, benfuracarb)
      • Dimethylcarbamate (dimetan, dimetilan, pirimicarb)
      • Oxime carbamate (methomyl, oxamyl, thiodicarb)
      • Phenyl methylcarbamate (fenobucarb, isoprocarb, propoxur)
    5. Pyrethroid
      • Pyrethroid ester (allethrin, cyfluthrin, cyhalothrin,cypermethrin, deltamethrin, fenpropathrin, fenvalerate, fluvalinate, transfluthrin dll)
      • Pyrethroid ether (etofenprox, flufenprox)
    6. IGR (insect growth regulator)
      • Chitin synthesis inhibitor (menghambat sintesis chitin (buprofezin, cyromazin, diflubenzuron, luvenuron)
      • Moulting hormones agonist (menghambat pembentukan kepongpong) (halofenozide, tebufenozide, a-ecdysone).
      • Juvenile hormone mimic(mengganggu secara hormonal serangga tetap dalam fase larva (fenoxycarb, hydroprene, methoprene).
    7. Dinitrophenol (dinex, dinoprop, DNOC)
    8. Flourine (barium hexafluorosilicate, sodium hexafluorosilicate)
    9. Formamidine (amitraz, chlordimeform)
    10. Nereistoxin analog (cartap, bensultap, thiosultap)
    11. Nicotinoid (imidacloprid, acetamiprid, thiametoxam)
    12. Pyrazol (fipronil)
    13. Insektisida botani (lihat butir 2.b)
    14. Insektisida antibiotik (abamectin, ivermectin, spinosad)
    15. Insektisida fumigant (chloropicrin, ethylene dibromide, phosphine)
    16. Dan lain-lain (www.petrokayaku.com)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar